Jumat, 19 Maret 2010

FILM ALL FOR LOVE

ALL FOR LOVE (2005)
aka. My Lovely Week aka. The Most Beautiful Week in My Life





sebenarnya film keluaran tahun 2005, tapi gue baru nonton tahun 2010 tepatnya
tanggal 18 maret di hari kamis malam, di kamar gue sendirian, abis kalo nonton di ruang nonton TV, nyokap gue bakal bawel karena gag bisa nonton sinetron kesayangannya.
Film ini bercerita tentang cinta sejati,cinta terhadap anak,memperoleh cinta yang baru,cinta di masa tua dan cinta terhadap pasangan.
Ada seorang dokter wanita yang telah bercerai dengan suaminya yang cuek dan angkuh dan ternyata suaminya adalah seorang homoseksual, dari pernikahan, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki dan setelah mereka bercerai si anak tinggal bersama ayahnya, si anak merasa sangat tertekan dengan sikap ayahnya yang menurutnya seperti iblis.Suatu hari si dokter bertemu dengan seorang polisi bodoh, dimana pertemuan mereka dimulai dengan perkelahian hingga akhirnya mereka saling jatuh cinta tetapi akan ada masalah-masalah besar dalam hubungan mereka, lain lagi dengan cerita anak laki-laki si dokter yang masih kecil,dia sudah memiliki pacar yang menderita sakit parah dan harus selalu berada di rumah sakit, si anak dokter itu sering mencuri uang ayahnya untuk membeli obat buat pacar kecilnya itu, ayahnya sangat marah saat tau dia mencuri uang dan memukulnnya sampai anaknya menagis dan ketika pengasuh anaknya melihat anak itu dipukuli dia langsung memeluk anak itu, kemudian si ayah bertanya mengapa kau mencuri,seharusnya kau memintanya kepada ku tanya sang pada anaknya, dan sang anak menjawab “aku mencuri karena aku tau, kaubukan orang yang suka menolong”. Si ayah hanya terdiam. Dan diam-diam si ayah ternyata diam-ddiam mencintai pengasuh anaknya dan pengasuhnya itu adalah seorang laki-laki. Anaknya lari dari rumah dan memutuskan tinggal dengan ibunya, begitu juga si pengasuh yang memutuskan berhenti bekerja, si ayah sangat shock sampai masuk rumah sakit. Berbeda lagi dengan cerita pacar si anak dokter, anak perempuan itu di tinggal mati oleh ibunya, dan baru saja menemukan ayahnya, awalnya si ayah sangat membencinya dan tidak mau mengakuinya, tapi pada akhirnya dia sangat menyayangi anak nya itu melebihi dirinya sendiri, apalagi si anak harus segera di operasi agar sembuh dari sakitnya, dan itu membutuhkan biaya yang sangat besar dan untuk mendapatkan itu si ayah harus kembali ke pekerjaannya dulu yaitu pemain basket handal, dan harus memenangkan pertandingan untuk mempeoleh semua biaya rumah sakit.Kemudian ada cerita seorang pria tua yang diam-diam mencintai seorang wanita tua, dan dia sulit untuk mengungkapkan rasa cintannya pada wanita itu karena dia merasa tidak pantas dengan wanita itu. Lalu ada cerita mengenai suami dan istri yang akan memiliki anak tapi si suami merasa belum bisa membuat sang istri bahaga apalagi jika mereka memiliki anak, dia takut anak dan istrinya menderita, karena ia sangat miskin dan tidak memiliki pekerjaan yang tetap.Dan cerita berikut ini adalah bagian dari film ini yang sangat gue cintai, hahaha………..Bercerita tentang seorang calon biarawati Sookyung (yoon jin seo) yang diam-diam mencintai seorang penyanyi terkenal di korea Jeong Hoon (Jung Kyung Ho) , dan penyanyi itu sering datang ke gereja untuk menemui pacar nya yang menjadi salah satu paduan suara di gereja itu, Sookyung melihat mereka berciuman lalu dia patah hati dan menangis, malamnya Sookyung meminum racun di depan altar gereja dan mengungkapkan kemarahannya pada, Tuhan. Sedangkan Jeong Hoon mengalami kecelakaan karena sangat senang setelah bertemu pacarnya, dan dia malah menghayal sambil mengemudi mobil dan akhirnya dia kecelakaan. Tak diduga-duga ternyata Jeong Hoon dan Sookyung satu ruangan di rumah sakit, Sookyung sangat senang tetapi dia juga sedih melihat keadaan Jeong Hoon yang tidak bisa bergerak, awalnya Jeong Hoon sangat membenci Sookyung, dia selalu mengatakan Sookyung gila. Saat pacar nya datang menjenguk, Jeong Hoon sangat senang tapi ternyata pacarnya datang untuk memutuskannya karena mengira Jeong Hoon tidak akan bisa menjadi penyanyi lagi, Jeong Hoon patah hati, dan di saat dia patah hati Sookyung selalu berusaha menghiburnya, walaupun Jeong Hoon sangat cuek,angkuh, dan bawel, Sookyung tidak putus asa karena dia tau dibalik sikap Jeong Hoon itu tersimpan kesedihan dan kerapuhan hidupnya, Hingga pada suatu hari Jeonghoon dan Sookyung masuk kedalam kamar terapi pasiennya yang terlihat sangat berbeda dan begitu berseni, Sookyung bersandar di pelukan Jeong Hoon yang sedang terbaring di lantai ruangan itu, awalnya Jeong Hoon menolak namun Sookyung berkata “biarkan sejenak seperti ini”. Jeong Hoon menyentuh hidung dan mulut Sookyung , kemudian menyentuh dadanya, dan langsung menraik tangannya dan berkata pada Sookyung “nantinya kau juga akan meninggalkanku”, Sookyung memegang tangan Jeong Hoon dan meletakkan di dadanya dan berkata “aku akan melakukan apa yang aku inginkan” kemudian mereka beciuman dan berlanjut ke hubungan yang lebih intim, saat mereka melakukan itu, tiba-tiba Jeong Hoon terjatuh dan ternyata sakit Jeong Hoon Kambuh, Sookyung merasa bersalah dan memutuskan untuk meninggalkan Jeong Hoon, Sookyung telah berjanji pada Tuhan dalam doanya, apabila Tuhan membiarkan Jeong Hoon hidup, dia akan mengabdikan seluruh hidupnya pada Tuhan, dan tidak akan memikirkan Jeong Hoon lagi.Besok paginya saat Jeong Hoon telah sembuh dan kembali kekamarnya dia tidak menemukan Sookyung dan dia bertanya kepada perawat kemana Sookyung pergi dan perawat itu berkata bahwa “hari ini Sookyung akan diangakat menjadi seorang suster ”, Jeong Hoon shock dan menangis , lalu dia pergi ke gereja dia langsung masuk menerobos masuk kedalam gereja, dia langsung berbicara di belakang Sookyung yang sedang berlutut untuk diangkat menjadi suster, dan kata- kata Jeong Hoon ini mengenai hati banget, “Maafkan aku Sookyung, aku tidak akan pernah mengatakan kau gila lagi” “Jangan Lari”, tetapi Sookyung tidak menjawab dan melanjutkan pengangkatannya menjadi suster, lalu Jeong Hoon bicara lagi “Jika ada orang di dunia ini yang bisa membuat kau bahagia, lalu aku akan bisa tinggalkan kau” Sookyung hanya diam , Jeong Hoon akhirnya berjalan keluar gereja sambil menanis dan menyanyikan salah satu lagu yang pernah dinyanyikan Sookyung untuknya dan lagu itu adalah lagu milik Jeong Hoon. Di adegan ini benar-benar menyentuh banget, karakter Jeong Hoon dan Sookyung punya chemistry yang kuat. Yang jadi pertanyaan dalam film ini adalah akankah hubungan si dokter dan si polisi berjalan baik ? akankah si anak laki-laki itu kembali pada ayahnya ? akankah si ayah bisa memiliki mengungkapkan perasaanya pada si pengasuh ? dan akankah si pengasuh kembali lagi ? akankah si pemain basket dapat menang dalam pertandingannya ? akankah si pria tua mampu mengungkapkan cintanya ? akankah si suami yang miskin dapat mempertahankan hubungannya dengan istrinya dan akan mau menerima calon anaknya ? AKANKAH SOOKYUNG AKAN BERHENTI JADI BIARAWATI DAN KEMBALI PADA JEONG HOON YANG SEBENARNYA CINTA SEJATINYA ???

Film ini sangat bagus dan memberi kesan yang mendalam terutama di hubungan si suster dan si penyanyi terkenal, di cerita itu gue dapat arti dari sebuah pengorbanan yang sesungguhnya. Akhir dari cerita mereka jauh dari bayangan gue, dan akhir dari semua cerita ini ada yang bahagia dan adav yabg sangat menyedihkan. Buat film ini gue kasih nilai 99. Biar lebih jelas nie film harus ditonton dan kita gag akan nyesal deh nonton nie film.


Sejak nonton nie film gue langsung cinta....banget ma Jung kyung ho si pemeran jeong hoon, dan gue juga jadi ngefans ma Yoon jin seo sipemeran Sookyung...

JUNG KYUNG HO as JEONG HOON







YOON JIN SEO as SOOKYUNG



JUNG KYUNG HO & YOON JIN SEO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar